Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Kekeliruan Dalam Pemasangan Instalasi Listrik Rumah dan Gedung

5 Kekeliruan Dalam Pemasangan Instalasi Listrik Rumah dan Gedung
Pixabay

 Saat ini banyak kecelakaan yang disebabkan oleh listrik, mulai dari kebakaran hingga orang meninggal. Masalah ini tentu karena faktor kesalahan dalam pemasangan instalasi.


Banyak sekali rumah yabg memiliki kuakitas instalasi buruk dan seharusnya diperbaiki demi keamanan penghuni rumah atau gedung, sepel tapi bisa membahayakan diri sendiri.


Kebanyakan orang berfikir, bigini saja sudah bagus sudah aman, yang penting tidak di pegang. Itu adalah pendapat yang sangat keliru, sama saja meletakkan bom di dalam rumah yang suatu saat akan meledak.


Tidak selamanya instalasi listrik akan bekerja dengan baik, ada masa dimana membutuhkan perbaikan, misal 25 tahun mendatang, ini adalah perkiraan waktu jika instalasi terpasang sesuai PUIL dan bagus dari segi material.


Jika keluar jadi prosedur pemasangan, perkiraan penggunaan instalasi listrik di rumah anda mungkin hanya sampai 5 tahun 10 tahun, lalu apa yang terjadi? Tentu harus service atau peremajaan dan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Jasa instalasi listrik


Lalu apa saja kekeliruan yang dapat membuat instalasi listrik tidak tahan lama? Simak penjelasannya dibawah ini sampai selesai.


5 Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Pemasangan Instalasi Listrik.

Mungkin beberapa masalah dibawah ini terjadi di rumah anda yang menuntut untuk melakukan perbaikan instalasi listrik, atau ingin memperbaikinya sendiri, karena kami akan menjelaskan dan memberikan solusi terbaik.


1. Kabel listrik tertanam tanpa pipa conduit.

Apakah ini masalah besar? Sangat besar dan misal belum terjadi sebaiknya jangan diterapkan, karena sangat beresiko, dari sinilah awal masalah serius dimasa mendatang, sebaiknya dihindari.


Kabek tanpa pipa conduit tertanam ditembok akan dapat mudah terbakar, karena dosis suhu didalam tembok rumah berubah ubah, kadang kering kadang lembab, 1 tahun 2 tahun mungkin aman, tapi 5 tahun ke atas tanda-tanda kerusakan akan terlihat.


Misal hal ini sudah terlanjur dan masalah serius telah dirasakan, sebaiknya segera lakukakan renovasi, anda dapat menggunakan jasa listrik terdekat agar instalasi listrik rumah dapat digunakan kembali, dampak dari kabel listrik tertanam tanpa pipa adalah, kabel akan mudah terbakar.


2. Pemasangan panel listrik dekat dengan pipa air atau kamar mandi.

Sangat tidak disarankan memasang panel listrik berdekatan dengan jalur pipa air atau di area kamer mandi toilet. Kenapa? 


Air adalah konduktor terbaik, jadi akan mudah menhantarkan listrik jika panel listrik terkena air, dan selanjutnya terkena manusia.


Selain resiko seperti yang sudah dijelaskan di atas, panel listrik terkena air juga dapat rusak, diawali dengan dengan ledakan lalu terbakar. 


Tapi sampai saat ini masih banyak orang yang tetap melakukan pemasangan panel listrik di area jalur pipa atau kamar mandi.


Apa bila belum terjadi atau anda sedang mulai melakukan pemasangan instalasi listrik rumah, hindari kekeliruan ini dan segera tentukan titik baru, misal di bawah tangga, basement atau membuat ruang panel baru di dalam rumah.


3. Sambungan kabel listrik tidak benar.

Dalam teknis sambung menyambung kabel atau antar kabel listrik, sebaiknya juga diperhatikan, selain beresiko menimbulkan korslet, juga dapat menbuat listrik boros. 


Lalu apa hubungannya sambungan kabel dengan sambungan kabel?


Istilah ngefong atau sambungan kendor adalah salah satu kekeliruan dalam teknis pemasangan instalasi listrik rumah maupun gedung.


Sambungan antar kabel yang tidak kencang akan menimbulkan percikan yang dapat menaikkan amper (listrik kejut), lebih spesifiknya pada saat beban dinyalakan ada suara percikan dan cahaya.


Solusi dari masalah ini adalah segera cek sambunga antar kabe, buka tedus listrik lalu kencangkan menggunakan tang kombinasi, tapi sebelumnya padamkan terlebih dahulu sumber listrik dari MCB.


4. Titik aksesoris terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Aksesoris disini maksudnya adalah stop kontak, saklar dan switch lainnya, untuk menentukan titik stop kontak dan sklar tidak boleh sembarangan, harus menyesuaikan fungsi dan kenapa ada saklar disitu.


Tinggi saklar pada umumnya adalah antara 150cm sampai 175cm, sekiranya dapat dijangkau oleh orang dewasa dan susah dijangkau oleh anak kecil.


Untuk stop kontak, kami sarankan jangan dijajarkan dengan saklar, karena sangat beresiko korslet, dan misal kita ingin mencari saklar dalam gelap, terkadang stop kontak dahulu yang kita pegang. Teknisi listrik terdekat di Semarang


Apabila stop kontak berada dibawah, pastikan memiliki penutup, untuk menghindari kecelakaan ke anak kecil, kadang stop kontak dikira mainan, jadi beli dan gunakan stop kontak yang memiliki pelindung lubang L dan N.


5. Salah dalam menentukan ukuran kabel listrik.

Apakah penggunaan kabel listrik semakin besar semakin bagus? Ukuran kabel listrik dapat ditentukan setelah kita tahu berapa total beban yang akan di gunakan di dalam rumah.


Apabila rumah anda menggunakan kwh dengan MCB 2 A sampai 10 A, cukup dengan kabel NYM 3×2,5mm saja sudah cukup, dan kami tidak merekomendasikan kabel NYM 1,5mm karena terlalu kecil.


Untuk menyelesaiakan masalah pada point 5, sebaiknya konsultasikan ke tukang atau teknisi listrik disekitar anda, ini jauh lebih baik dari pada nekad menggunakan ukuran kabel yang tidak sesusai, karena nantinya dapat merugikan diri sendiri dimasa depan.


Jika ingin lebih jelas, anda juga dapat konsuitasikan 5 masalah diatas degan kami melalui halaman kontak dibawah situs, konsultasi gratis, mulai dari listrik, panel listrik, pipa plumbing dan sistem keamanan gedung.


Kami juga melayani jasa instalasi listrik dan pipa di Semarang Salatiga, teknisi kami berpengalaman dan sudah menyelesaikan banyak proyek tanpa ada masalah sedikti pun di Semarang maupun Salatiga. 

Post a Comment for "5 Kekeliruan Dalam Pemasangan Instalasi Listrik Rumah dan Gedung"