Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pasang Pompa Dorong atau Mengubah Instalasi? Agar Tekanan Air Lebih Kencang

Pasang Pompa Air atau Mengubah Instalasi? Agar Tekanan Air Lebih Kencang
El Nuevo Día

 Banyak orang yang merasa tidak nyaman dengan tekanan air di dalam rumah kurang kencang, padahal segera akan digunakan.


Apa lagi jika anda anak kost atau tinggal di dalam asrama, pasti pernah merasakan kehabisan aliran air pada saat jam mandi, pasti kebingungan, takut telat.


Air adalah kebutuhan penting, dengan air kjta dapat melakukan banyak hal, miasal untuk mandi, cuci-cuci dan menyiram tanaman, bisa di bilang kebutuhan pokok bagj manusia.


Maka dari itu instalasi pipa air harus benar-benar baik agar tidak membuat kita keteteran pada saat akan digunakan.


Seperti apakah instalasi di dalam rumah anda, sampai-sampai air dari kran tidak mengalir kencang? Jika anda berdomisili di Semarani kami siap cek langsunv ke lokasi dan memberikan solusi terbaik.


Atau simak ulasan ini sampai selesai untuk mencari solusi terbaik agar aliran kran air di rumah anda kuat dan kencang.


Ada 2 cara untuk menyiasati masalah ini:


1. Mengubah instalasi pipa dan ukuran pipa air

Pasang Pompa Air atau Mengubah Instalasi? Agar Tekanan Air Lebih Kencang
topicstock.pantip.com

Apakah berpengaruh instalasi pipa dengan aliran kran kurang kencang? amat sangat berpengaruh, mungkin instalasi pipa di rumah anda menggunakan instalasi pipa terbuka.


Meski toren atas di rumah anda memiliki tinggi lebih dari meter, tapi menggunakan instalasi pipa terbuka, pasti tetap saja ada beberapa titik kran air yang memiliki aliran lemah kurang kencang.


Contoh kasus dirumah anda memiliki titik kran 12 buah, kran paling ujung atau kran terjauh dari toren adalah nomer 12 dilantai 1 dan titik terdekat dengan toreng adalah nomor 1 lantai 2 di dalam kamar mandi.


Semakin titik kran dekat dengan toren, aliran akan semakin lemah, bahkan bisa saja hanya mengalir biasa seperti anda mengambil air minum dari dispenser, sudah pasti aliran air tidak kencang.


Dan lebih parah lagi jika semua titik kran dinyalakan, kran nomor 1 2 3  dan 4 yang berada semakin dekat dengat toren akan lemah, apalagi nomor 1 dan 2 tidak akan mengalir sama sekali karena gravitasi air diambil alih oleh kran lantai satu semua.


Tips terbaik adalah merubah instalasi dan pemilihan ukuran pipa, kami merekomendasikan instalasi diubah menjadi sistem tertutup, ini adalah teknis pemasangan pipa yang umum digunakan untuk instalasi pipa gedung.


Instalasi tertutup adalah pipa utama melingkari titik kran, jadi memutar seperti cincin, dengan cara ini dapat dipastikan aliran air di dalam rumah anda akan lebih kencan, tidak seperti pada saat menggunakan instalasi pipa terbuka.


Selanjutnya adalah pemilihan ukuran pipa air, ini adalah prodsedur penting yang harus diterapkan, mengapa? Salah memilih ukuran pipa juga dapat membuat aliran air pada kran rumah anda menjadi lembek tidak kencang.


Logika paling mudah adalah misal kita memanfaatkan sedotan untuk mengambila air di dalam sebuah gelas, bandingkan sedotan kecil pada umumnya dengan menggunakan selang air yang kita potong sesui ukuran sedotan kecil, pasti akan lebih mudah mengambil air menggunakan sedotan kecil bukan?


Maka dari itu ukuran pipa air dalam instalsi rumah harus disesuaikan, misal pipa outlet dari toreng menggunakan ukuran pipa 1 inch, gunakan pipa 3/4 untuk membuat pipa supply utama sebelum lanjut ke outlet kran air, jadi pipa 3/4 inch jni lah yang direkayasa melingkari titik kran.


Setelah itu barulah turun ke titik kran menggunakan pipa 1/2 inch, jadi urutan ukuran pipa air didalam rumah yang benar adalah 1 inch ke 3/4" ke 12 inch baru sampai ke titik kran pemakaian.


Lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk merenovasi instalasi pipa terbuka ke tertutup?


Jangan ditanya harga, pastinya tidak murah, kecuali pembuatan baru pada saat rumaj sedang dibangun, instalasi pipa tertutup lebih memakan biaya banyak jika dibandingkan instalasi terbuka, tapi manfaat dan keuntungannya tidak diragukan lagi.


Seperti yang sudah dijelaskan diatas, meski digunakan bersamaan, (contoh diatas ) misalkan titik kran 1 sampai 12 dinyalakan bersamaan, aliran air akan tetap rata meski tekanan melemah, tidak seperti menggunakan sistem tertup.


2. Memasang pompa dorong di dekat toren atas

Pasang Pompa Air atau Mengubah Instalasi? Agar Tekanan Air Lebih Kencang
Pompa Dorong

Cara ke dua ini juga cocok untuk menyiasati aliran air pada kran kurang kencang, yaitu memasang mesin pompa dorong, dan dapat dibilang sangat murah jika dibandingkan dengan merubah instalasi pipa air terbuka menjadi tertutup.


Didalam ulasan ini kasusnya adala pipa air sudah terpasang, misal merubah instalasi pipa, dapat dipastikan biaya yang harus dikeluarkan adalah 2 kali lipat harga pada saat awal pebuatan, merubah instalasi pipa 2 lantai, modanya bisa dapat kita gunakan untuk membeli pompa dorong 4 unit.


Tapi tetap ada minus ada plusnya, kekurangan pompa dorong adalah dapat membuat tagihan listrik menjadi lebih tinggi, karena tiap kali kita mengbidupkan kran air, pompa akan otomatis nyala dan mendorong air ke titik penggunaan kran.


Selain dihantui oleh borosnya tagihan listrik, pompa dorong juga butuh perawatan extra, kenapa? Seperti yang sudah dijelaskan diatas, karena hampir setiap hari digunakan, berbeda ketika pada saat hanya menggunakan gravitasi saja, kan hanya pompa transfer saja.


Penutup 

2 cara diatas adalah solusi terbaik bagi anda yang ingin aliran kran air didalam rumah kencang, sama sama memiliki plus minus, tapi tetap ada keuntungan dan dapat kita manfaat kan, tidak ada ruginya, apa lagi jika gedung atau rumah anda adalah tempat usaha.


Bagi yang bersomisili di Semarang dan Salatiga, kami juga melayani jasa pemasangan instalasi pipa tertutup, pasang baru maupun renvovasi, dan pemasangan pompa dorong 1 phase maupun 3 phase rumah, gedung, dan kolam renang, segera hubungin kami melalui halaman kontak dibawah situs.

Post a Comment for "Pasang Pompa Dorong atau Mengubah Instalasi? Agar Tekanan Air Lebih Kencang"